GRESIK – Kepolisian Resor (Polres) Gresik bergerak cepat mendukung program prioritas Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan swasembada dan ketahanan pangan nasional. Langkah nyata ini ditunjukkan melalui aksi turun ke lapangan guna memantau produktivitas sektor pertanian secara berkelanjutan.
Atas instruksi langsung dari Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, jajaran Polsek Cerme yang dipimpin oleh AKP Taufan Arif Nugroho bersama personelnya melakukan pengecekan intensif terhadap lahan tanaman jagung di Desa Betiting, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, pada Minggu (12/07/2026).
Dalam peninjauan tersebut, personel kepolisian melihat langsung kondisi riil di lapangan. Mereka mengecek kualitas kesuburan tanah, memantau fase pertumbuhan tanaman jagung, sekaligus membuka ruang dialog interaktif bersama para petani setempat.
Kapolsek Cerme, AKP Taufan Arif Nugroho, mengungkapkan bahwa dialog ini penting untuk menyerap aspirasi dan memetakan kendala yang dihadapi para petani selama masa tanam mulai dari masalah pengairan, ketersediaan pupuk, hingga teknik pengendalian hama.
“Kami ingin memastikan proses budidaya berjalan tanpa hambatan berarti, sehingga potensi hasil panen nantinya bisa lebih optimal,” ujar AKP Taufan.
Selain melakukan monitoring fisik, kehadiran personel Korps Bhayangkara ini juga menjadi suntikan motivasi bagi para petani. Polisi mengajak masyarakat penanam untuk tetap konsisten menjaga kualitas perawatan, khususnya dalam presisi pemupukan dan pengaturan irigasi. Sinergi yang solid antara Polri, pemerintah daerah, dan komunitas petani diharapkan mampu mendongkrak angka produktivitas pangan di wilayah Gresik secara signifikan.
Secara terpisah, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menegaskan bahwa peran kepolisian saat ini telah bertransformasi. Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga hadir sebagai katalisator pembangunan nasional, salah satunya di sektor pertanian.
“Polres Gresik berkomitmen penuh mengawal program ketahanan pangan ini. Melalui pendampingan, monitoring, dan koordinasi lintas sektoral yang berkelanjutan, kami optimistis kesejahteraan petani meningkat dan swasembada pangan nasional yang mandiri dapat segera terwujud,” tegas Kapolres. (Humas)

