oleh

Wianyta Rilis 2 Single Religi Ramadan Saat Tengah Pandemi

-Hiburan-2 views

Kompaspagi.com – Umat ​​Islam di Indonesia, bahkan dunia menyambut Ramadhan 2020 dengan kondisi yang kurang nyaman karena pandemi virus korona. Selain itu, pemerintah tampaknya masih melarang kegiatan berkumpul seperti berbuka puasa, ngabuburit atau mungkin berdoa tarawih di jemaah untuk kembali ke desa.

Namun, kondisi ini tampaknya tidak mengecilkan semangat Wian Wianyta untuk melepaskan agama individu. Tak tanggung-tanggung, penyanyi berusia 18 tahun ini secara bersamaan merilis dua single berjudul “Cuma 5 Waktu” dan “Surga Atau Neraka” yang diproduksi oleh Sani Music.

“Saya berharap kedua lagu ini bisa menjadi pengondisian bagi umat Islam ketika mereka berpuasa,” kata Wian Wianyta, ketika mereka baru-baru ini bertemu di Jakarta.

Lagu “Cuma 5 Waktu” menceritakan pentingnya doa sebagai pilar agama bagi umat Islam. Dalam Islam, shalat wajib lima kali lipat adalah kasus yang dikenal luas, baik di kalangan cendekiawan maupun di kalangan umat awam Muslim.

“Bahkan jika seorang pelayan melakukan berbagai latihan, semua orang tidak akan mendapat manfaat darinya selama dia meninggalkan shalat,” kata Wian Wianyta.

Sedangkan lagu “Surga Atau Neraka” yang merupakan janji Tuhan bagi mereka yang percaya kepada-Nya. Bahkan surga diciptakan sebelum Tuhan menciptakan manusia.

“Siapa pun yang menginginkan surga, maka surga baginya, sebagai hadiah Tuhan untuknya. Dan siapa pun yang menginginkan neraka, maka neraka baginya, sebagai bentuk keadilan. Nasib amal manusia sesuai dengan kemudahan yang dapat melakukan perjalanan dua jalan, “jelas tema musik Wian Wianyta” Surga dan Neraka “.

Wian Wianyta juga berharap bahwa dua lagu religi yang ia nyanyikan bisa menjadi pengkondisian, di tengah kondisi yang tidak nyaman akibat pandemi virus korona.

“Harapan saya adalah bahwa lagu ini akan memberikan pesan dan suasana positif bagi umat Islam. Harapan lain adalah bahwa virus ini dapat berakhir dengan cepat, sehingga kita dapat bersatu kembali dengan keluarga lagi, memimpin ibadah bersama.” harapan Wian Wianyta.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed