oleh

Update Corona Sumsel: 278 Positif, Bocah 2 Tahun Meninggal

Kompaspagi.com – Pasien terkonfirmasi positif virus corona di Sumatera Selatan bertambah 51 orang per Sabtu (9/5), sehingga total menjadi 278 orang. Sementara pasien meninggal menjadi sembilan orang. Transmisi lokal terjadi di 10 daerah di Sumsel.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumsel Yusri mengatakan, pasien terkonfirmasi positif yang meninggal dunia bertambah satu. Pasien tersebut yakni nomor kasus 276 balita berusia dua tahun warga Kabupaten Ogan Ilir.

“Pasien tersebut meninggal 5 Mei, hasil laboratorium baru keluar 8 Mei. Untuk penyakit penyertanya tidak terinfokan ke kami. Yang pasti tracing masih akan dilakukan, keluarga dari pasien tersebut akan diambil sampel swabnya,” ujar Yusri.

Lihat juga: Bayi Berusia 1,6 Tahun di Bengkulu Positif Corona

Saat ini total pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Sumsel yang meninggal dunia menjadi sembilan orang. Secara rinci, dua pasien asal Palembang, dan masing-masing satu dari Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Prabumulih, Banyuasin, Muara Enim, Musi Rawas, dan Ogan Ilir.

Dari 51 kasus konfirmasi positif baru, 48 di antaranya merupakan transmisi lokal sedangkan tiga lainnya masih dalam proses penyelidikan.

Secara rinci satu pasien masing-masing dari Kabupaten Banyuasin, Prabumulih, Ogan Ilir, dan Ogan Komering Ilir (OKI). Kemudian dua pasien warga Musi Banyuasin, lima dari Lahat, lima dari Musi Rawas, 12 dari Lubuklinggau dan 23 orang warga Palembang.

Dengan adanya konfirmasi baru tersebut, daerah dengan transmisi lokal di Sumsel menjadi 10 wilayah. Daerah tersebut yakni Kota Palembang, Prabumulih, OKU Timur, Lubuklinggau, Ogan Ilir, OKI, Banyuasin, Musi Banyuasin, Lahat, dan Musi Rawas. Dari 10 daerah tersebut, baru empat daerah yang ditetapkan sebagai zona merah yakni Palembang, Prabumulih, Lubuklinggau, dan OKU Timur.

“Sementara untuk kasus konfirmasi sembuh belum bertambah, masih berjumlah 49 orang,” kata Yusri.

Berdasarkan update data gugus tugas, terdapat 4.593 orang dalam pemantauan (ODP), selesai dipantau 3.423, sisa 1.170 lainnya masih dipantau.

Sementara jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 307, sebanyak 151 di antaranya dinyatakan negatif dan sudah dipulangkan sementara 156 orang lainnya masih dirawat.

Sementara jumlah sampel swab yang diperiksa menggunakan metode PCR sebanyak 1.622 spesimen. Dari jumlah tersebut, 1.181 di antaranya merupakan orang tanpa gejala (OTG), 357 PDP, serta 84 orang ODP. Dari 1.622 sampel, 278 di antaranya terkonfirmasi positif, 246 negatif, dan 1.098 lainnya masih diproses pemeriksaan.

“Dari jumlah 278 kasus terkonfirmasi ini, sebanyak 20-25 persennya melakukan isolasi mandiri. Namun mereka adalah kebanyakan tenaga kesehatan yang bisa dipercaya untuk melakukan protokol isolasi, bukan masyarakat umum,” ujar dia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed