oleh

Terlalu Banyak Lemak Bisa Menyebabkan Kanker

Kompaspagi.com – Kita sering meremehkan pentingnya mempertahankan gaya hidup sehat. Ketika datang ke menu makanan yang baik, banyak dari kita tidak bisa menahan diri dan berpikir tentang komplikasi jangka panjang yang terjadi jika kita tidak mengelola diet kita. Penyakit yang bersembunyi adalah perlemakan hati.

Hati berlemak yang dapat dialami oleh banyak orang karena pola makan yang tidak terkontrol adalah penyakit hati non-alkoholik (NAFLD) atau hati berlemak non-alkohol. Spesialis penyakit dalam, Dr. Irsan Hasan, SpPD-KGEH, menjelaskan FINASIM, perlemakan hati bisa terjadi akibat penumpukan lemak di hati. Jika warna hati yang sehat merah, jantung yang dikelilingi lemak menjadi pucat seperti lemak.

“Jadi, banyak lemak menumpuk. Jika sel-sel lemak di hati lebih dari lima persen, maka orang tersebut dikatakan memiliki hati berlemak.” Hal ini diungkapkan oleh webinar yang berjudul “Menjaga kesehatan jantung di era normal baru” bersama Kalbe pada Minggu (28/06/2020) kemarin. Dokter yang tergabung dalam Perhimpunan Penelitian Hati Indonesia (PPHI) ini menambahkan, tahap lanjut dari perlemakan hati adalah steatohepatitis nonalkohol (Nash).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed