oleh

Seorang Ayah Di India Tega Bakar Anaknya Hidup-hidup

Kompaspagi.com – Seorang pria India meninggal setelah dibunuh oleh ayahnya karena dia menolak mencuci piring. Untuk menyembunyikan tindakannya, tubuh korban dibakar di atap rumah.

Menurut Hindustan Times, kejadian ini terjadi di Koloni Jagir, India pada Minggu (7/6/2020). Atas tindakannya, ayahnya yang berusia 62 tahun, Parmeshwar Pal, sekarang ditahan oleh polisi Ludhiana.

Kecelakaan itu dimulai ketika Parmeshwar dan putranya, Sudhir, baru saja makan malam bersama. Kemudian sang ayah menyuruh putranya yang berusia 22 tahun untuk mencuci piring.

Sudhir tampaknya menolak. Sesaat kemudian, pertarungan antara keduanya tidak terhindarkan. Sudhir dikatakan telah meludahi piring dan memukul wajah ayahnya dengan wajan.

Sama-sama diliputi oleh emosi, perjuangan berlanjut. Sudhir, yang kemudian bergegas ke atap yang ketakutan, diikuti oleh ayahnya. Di sana, Parmeshwar mengalahkan Sudhir sampai mati dengan balok kayu.

Asisten komisioner polisi Davinder Chaudhary mengatakan para pelaku kemudian memasukkan tubuh korban ke dalam karung goni sebelum dibakar untuk menghilangkan jejak.

Upaya ayah ini sia-sia. Tetangga yang melihat api dari atap rumah dan berbau membakar daging dengan cepat melaporkan kejadian itu kepada pihak berwenang.

Polisi tiba ketika mayat itu hanya terbakar sebagian. Jenazah Sudhir kemudian dibawa ke rumah sakit sipil untuk diotopsi sementara ayahnya dikawal ke kantor polisi.

Kepada polisi, Parmeshwar mengaku telah membunuh putranya karena dia marah. Dia juga saat ini didakwa dengan pasal 302 tentang pembunuhan. Selain itu, Parmeshwar adalah mantan petugas keamanan di rumah sakit swasta. Tetapi sejak virus korona memblokade pandemi di India, pria dan dua anak ini kehilangan pekerjaan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed