oleh

PKS Dukung Keras NU-Muhammadiyah Mundur dari Program Nadiem

-Politik-16 views

kompaspagi.com – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman mendukung keputusan Muhammadiyah dan NU yang mundur dari Program Organisasi Penggerak milik Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim.
Sohibul menilai keputusan NU dan Muhammadiyah untuk mundur dari Program Organisasi Penggerak itu rasional. Oleh karena itu, ia mengaku menghormati sikap dua ormas besar itu.

“Nah kalau Muhammadiyah protes ini, bagi kami, kami sangat apresiasi. Dan ini respons yang sangat rasional,” kata Sohibul kepada awak media di kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Jumat (24/7).

Lihat juga: KPK Ikut Dalami Kebijakan POP Nadiem yang jadi Polemik
Diketahui, program Organisasi Penggerak merupakan program Kemendikbud untuk memberi pelatihan dan pendampingan bagi para guru dalam meningkatkan kualitas peserta didik dengan menggandeng banyak organisasi. Dari 4.464 ormas yang mengajukan proposal, terdapat 156 ormas yang lolos seleksi evaluasi.

Organisasi yang terpilih akan mendapat hibah untuk menunjang program yang mereka ajukan. Kemendikbud membaginya menjadi kategori III yakni Gajah dengan bantuan maksimal Rp 20 miliar, kategori Macan sebesar Rp 5 miliar, dan Kijang Rp 1 miliar per tahun.

Lihat juga: Nadiem Evaluasi Organisasi Penggerak, Program Jalan Terus
Belakangan, program itu menuai polemik usai Sampoerna Foundation dan Tanoto Foundation masuk ke dalam daftar penerima hibah kategori Gajah senilai Rp 20 miliar. Meski belakangan Tanoto Foundation membantah bahwa organisasi mereka corporate social responsibility (CSR) dan tak seharusnya didanai pemerintah.

Menanggapi hal itu, menurut Sohibul, organisasi Tanoto dan Sampoerna Foundation tak semestinya menerima bantuan dari pemerintah. Ia heran. Mestinya kedua lembaga itu menjadi penyalur CSR perusahaannya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed