oleh

New Normal Omset Hotel Dan Restoran Mulai Membaik

Kompaspagi.com – Setidaknya pendapatan yang diraih masih lebih baik dari periode Maret-Mei, yaitu kurang dari 10 persen.”Ketika kami berbicara tentang pekerjaan antara Maret, April, Mei dan awal Juni, tidak ada persentase. Semuanya kurang dari 10 persen. Pada awal Juni, setelah semua kelonggaran sudah mulai meningkat. Tetapi dalam kondisi ini itu masih harga khusus, “kata Presiden Krishandi, asosiasi hotel dan restoran Indonesia di Jakarta, Jumat (26/6/2020).

Menurut dia, peningkatan rata-rata dalam omset pengusaha hotel masih sekitar selusin. Ini disebabkan oleh kecilnya jumlah wisatawan dari luar Jakarta.

“Bahkan jika itu dua digit, rata-rata masih di bawah 30 persen. Sekitar selusin persen. Jadi ketika menyangkut overhead, itu jelas tidak cukup,” katanya.

Hal yang sama dialami oleh perusahaan katering. Selain itu, ada aturan yang mengharuskan restoran membatasi jumlah pengunjung hingga setengahnya.

Krishandi mengatakan, pembatasan tamu tidak berlaku untuk hotel. Hanya fasilitas penyewaan, seperti ruang pertemuan, yang perlu dibatasi.

“Adapun untuk organisasi rapat, tetapi kira-kira sama dengan kapasitas restoran. Jadi ada batasan yang jelas pada tempat yang memiliki potensi keramaian. Tetapi jika di dalam ruangan, itu tidak (terbatas),” katanya. Dia mengatakan bahwa manajemen hotel dan restoran dan pengunjung harus saling menjaga dengan mengatur protokol kesehatan. Krishandi berharap tren jumlah reproduksi (R0) atau jumlah kasus tanpa intervensi di Jakarta akan terus membaik. “Dua hari lalu pengumuman Gubernur bahwa angka R0 kami kurang dari 1. Ini adalah berita yang menggembirakan. Tetapi jika R0 kami tiba-tiba meningkat lagi lebih dari 1 atau bahkan mencapai 2, itu rusak lagi tepat. Jadi dari pengusaha kita coba ikuti protokolnya, “katanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed