oleh

Negara Yang Sukses Dari Virus Corona Dengan Lockdown

Kompaspagi.com – Sebagian besar negara di seluruh dunia menerapkan kebijakan membatasi pergerakan penutupan kawasan atau blokade untuk membendung penyebaran virus korona (Covid-19).

Meskipun sudah diberlakukan, bahkan dengan konsekuensi sanksi, penerapan pembatasan lalu lintas untuk blokade di beberapa negara dianggap tidak cukup untuk mengekang penyebaran Covid-19.

Tetapi di bagian lain dunia ada juga kebijakan pemblokiran yang dianggap efektif dalam menekan peningkatan kasus mahkota internal. Banyak negara dan wilayah termasuk Selandia Baru dan kepulauan Karibia.

Selandia Baru

Pemerintah Perdana Menteri Jacinda Ardern di Selandia Baru telah menerima pujian untuk manajemen Covid-19. Berdasarkan statistik dari Universitas John Hopkins, Selandia Baru memiliki 1.431 kasus dengan 12 kematian pada hari Senin (20/4 /2020).

Tanpa pikir panjang, Ardern telah menerapkan kebijakan penutupan akses perbatasan untuk setiap orang asing sejak 19 Maret.

Empat hari kemudian, ia kemudian mengumumkan bahwa ia akan melakukan blokade nasional pada 23 Maret 2020 selama tiga minggu.

Kebijakan pemblokiran Selandia Baru adalah salah satu yang paling ketat di dunia. Peraturan tersebut mengharuskan pekerja untuk tinggal di rumah kecuali untuk berbelanja atau berolahraga.

Menurut laporan dari The Guardian, meskipun kurva kasus dan tingkat kematian terus menurun, Ardern menekankan bahwa pemerintahnya tidak berencana untuk melonggarkan, apalagi mencabut kebijakan pemblokiran lebih cepat daripada di banyak negara lain.

Republik Ceko

Republik Ceko adalah negara Eropa pertama yang menutup perbatasannya sebelum epidemi mahkota menyebar ke seluruh benua.

Pelaksanaan blokade oleh Presiden Milos Zeman dianggap sebagai salah satu yang paling komprehensif di Eropa. Sebab, beberapa negara Eropa yang juga menerapkan blokade seperti Spanyol, Italia, Jerman dan Prancis masih mengalami peningkatan yang signifikan dalam kasus mahkota.

Keempat negara bahkan termasuk dalam lima negara teratas dengan kasus mahkota tertinggi di dunia.

Sementara itu, Republik Ceko memiliki 6.657 kasus koroner hingga saat ini dengan 181 kematian. Memang, negara ini berbatasan langsung dengan Jerman, Austria, Slovakia, dan Polandia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed