oleh

Mungkinkah Anies Tertular (di Acara) Rizieq?

-Politik-8 views

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan positif Covid-19 tanpa gejala. Anies menyusul Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria yang Jumat pekan lalu juga mengumumkan tertular virus corona. Politikus Partai Gerindra itu menyebut tertular anak buah bukan kerumunan.

Anies menyampaikan bahwa ia rajin swab test bahkan Jumat lalu dinyatakan negatif, demikian tes usap pada Minggu. Namun, swab test PCR Senin kemarin menyimpulkan Anies sebagai orang tanpa gejalan alias OTG.

Semua terkejut, gubernur dan wakil gubernur positif. Dalam angka kasus Covid-19, DKI Jakarta menjadi wilayah yang menyeramkan. Apalagi, angka penambahan kasus baru terus dalam jumlah tinggi. Selasa (1/12) ini tambah 1.058 orang sehingga total menjadi 137.919 kasus.

Kasus sembuh bertambah 1.024 sehingga jumlah kesembuhan sebanyak 125.008. Pasien yang meninggal bertambah 23 orang menjadi 2.683 jiwa.

Pekan lalu pada Selasa (24/11), Anies mengatakan lonjakan Covid-19 di Jakarta sebagai dampak dari libur panjang. Ia menyebutkan long weekend berkonsekuensi kenaikan lagi. Libur yang Anies maksud yaitu pada 28 Oktober sampai 1 November 2020 lalu.

Analisis Anies tersebut mengandaikan bahwa masa inkubasi virus terjadi selama tiga pekan. Hal itu memang selaras dengan hasil penelitian mengenai proses penularan atau inkubasi berdasar penelitian di Rumah Sakit Zhongnan, Universitas Wuhan, RRT.

Disebutkan bahwa inkubasi bisa memakan waktu 27 hari. Disebutkan pula rata-rata adalah selama dua minggu. Peneliti juga menyebutkan bisa juga tertular hanya setelah dua hingga lima hari saja. Artinya bergantung pada daya tahan tubuh termasuk ada tidaknya riwayat penyakit pasien.

Bagi pembawa virus, viral load individu atau berapa banyak partikel virus dibawa dan dilepaskan ke lingkungan memuncak selama minggu pertama. Itu sebabnya, penderita positif harus melakukan isolasi mandiri selama dua minggu.

Demikian pula bagi pendatang luar daerah atau luar negeri dianjurkan untuk melakukan karantina. Di mana pembawa virus bisa menularkan secara siginifikan sekitar 48 jam sebelum gejala Covid-19 muncul.

Nah, mengenai penular Anies, ia sendiri menduga dari Riza karena sebelum wagub dinyatakan positif sering kali melakukan rapat berdua. Kemungkinan tersebut sangat kuat. Meskipun segala kemungkinan bisa terjadi.

Apalagi bila merunut jadwal Anies sebelumnya, tentunya sebagai pejabat bertemu banyak orang. Misalnya, Anies hadir pada acara Bhumandala Award di Hotel Borobudur, Jumat (27/11). Sebelumnya rapat paripurna DPRD DKI terkait APBD pada Kamis (26/11).

Anies juga hadir dalam acara Munas MUI di Hotel Sultan, Jakarta Pusat pada Rabu (25/11). Namun, berbagai acara yang dihadiri Anies tentu menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Anies, juga menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya hampir 10 jam beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, Anies juga sowan ke Rizieq Syihab pada Selasa (10/11) pada malam hari. Tentunya di acara ini upaya sterilisasi dan penerapan protokol kesehatan tidak seketat di acara-acara resmi. Rizieq juga baru disambut ribuan orang sejak pagi harinya. Ia juga baru tiba dari luar negeri.

Bila dihitung tiga minggu setelah Anies mengunjungi Rizieq, ia dinyatakan positif. Mirip dengan lonjakan kasus Covid-19 di Jakarta yang muncul tiga minggu setelah libur panjang akhir Oktober. Dalam pekan ini, atau tiga pekan setelah kerumunan Rizieq, kasus baru Covid-19 di Jakarta juga juga melonjak.

Segala kemungkinan, bisa juga terjadi termasuk Riza yang hadir dalam kerumunan Maulid Nabi di Tebet yang dihadiri Rizieq pada Jumat (13/11). Memang di tengah wabah yang menyebar di mana-mana dan angka kasus di Jakarta tinggi segala kemungkinan bisa terjadi.

Apalagi, dampak dari berbagai kerumunan terbukti ada puluhan orang kemudian dinyatakan positif. Baik yang di Tebet, Megamendung, ataupun di Petamburan. Klaster baru terjadi di daerah-daerah tersebut.

Belakangan ini, kita juga disuguhi sikap arogan dari Rizieq yang tidak mau menjalani pemeriksaan swab test yang dilakukan Satgas Covid-19 Kota Bogor.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed