oleh

Muhadjir Minta Koordinasi soal Bansos Melibatkan Wagub DKI

Kompaspagi.com – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy meminta Kementerian Sosial dan Kementerian Desa melakukan Koordinasi dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta Riza Patria berkaitan dengan percepatan penanganan Covid-19.

Tak hanya dengan Wagub DKI, koordinasi juga harus dilakukan dengan Kepala Daerah lainnya demi sinkronisasi data sehingga bantuan sosial dari pemerintah pusat bisa disalurkan dengan baik.

“Kemendes dan Kemensos sebagai dua kementerian yang menjadi tulang punggung percepatan penanganan Covid-19, saya mohon koordinasi juga dengan Wagub DKI dan para kepala daerah untuk sinkronisasi data sehingga bansos presiden dapat tersalurkan dengan baik,” kata Muhadjir melalui rilis yang diterima┬áCNNIndonesia.com, Kamis (7/5).

Tak hanya koordinasi untuk sinkronisasi data, Muhadjir juga meminta agar dua kementerian itu memikirkan skema pembagian bantuan sosial dalam bentuk tunai itu.

“Skema pembagiannya pun untuk bansos tunai ini agar benar-benar diperhatikan dan dirapikan kembali,” kata Muhadjir.

Lebih lanjut, terkait perbaikan data penerima Bansos ini, Muhadjir menyarankan agar segera dibentuk tim pendamping dalam hal validasi dan verifikasi data.

Dia meminta agar verifikasi dan validasi data di lapangan turut melibatkan peran para pendamping, misalnya pendamping PKH, pendamping desa, tenaga BKKBN dan Tagana.

“Validasi data ini agar diserahkan kepada para pendamping dengan didampingi RT/RW. Semua dalam rangka untuk memfinalisasi pemutakhiran DTKS sehingga setelah covid ada satu basis data baru yang telah direfresh, yang bisa dijadikan dasar untuk bantuan berikutnya,” kata dia.

Muhadjir menyadari persoalan utama terkait data penerima bansos ini ada pada pembaharuan data yang ada. Kebanyakam data itu telah lama dan belum mengalami perbaikan hingga saat ini.

Oleh karena itu, adanya pemdamping ini diyakini bisa mempercepat sinkronisasi dan perbaikam data penerima bansos tersebut.

“Saya pikir masalahnya di updating dan shortcut. Dengan keterlibatan para pendamping tadi saya harapkan akan bisa mempercepat pemutakhiran data di DTKS,” kata Muhadjir.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed