oleh

Melihat Keamanan Hubungan Seks Saat Pandemi Corona

Kompaspagi.com – Apakah aman berhubungan intim selama masa pandemi Virus Corona?

Pertanyaan ini merebak menyusul penyebaran virus yang cukup masif. Terlebih, Badan Kesehatan Dunia (WHO) kini meminta orang untuk selalu mengenakan masker saat keluar rumah dan mewanti-wanti soal penyebaran virus ini melalui cairan (droplet) yang masuk saluran pernafasan, mulut, dan mata.

“Virus corona adalah virus saluran pernapasan. Ini bisa tertular lewat air liur dan kontak intim, tetapi tidak ditularkan langsung secara genital,” jelas Mark Surrey, profesor klinis di departemen obstetri dan ginekologi, David Geffen School of Medicine, UCLA, mengutip dari Health.

Hubungan intim memungkinkan Anda dan pasangan bersentuhan kulit dengan kulit, berciuman dan menghirup napas pasangan. Hal ini berisiko tinggi untuk droplet bisa menyebar.

Jika Anda diduga tertular Covid-19 dan mengalami gejala-gejalanya, maka sebaiknya lakukan isolasi mandiri. Pusat Pengendalian Penyakit AS (CDC) menyarankan untuk tidur secara terpisah dengan pasangan dan tidak melakukan hubungan intim.

Departemen Kesehatan Kota New York juga menyarankan tidak melakukan hubungan seks saat Anda atau pasangan memiliki penyakit kronis atau immunocompromised (kelompok risiko tinggi). Namun, jika Anda dan pasangan belum pernah terpapar virus dari siapapun serta tidak menunjukkan gejala, hubungan seks bisa dilakukan.

Bagaimana jika berhubungan intim dalam rangka program kehamilan?

Surrey mengatakan Anda sebaiknya tak hamil dulu saat ini. Sebab, ada beberapa bukti menunjukkan ada penularan vertikal atau dari ibu ke bayi selama masa kehamilan atau persalinan.

Jikapun sedang mengandung, Anda tak perlu risau bila pasangan adalah pembawa virus atau carrier. Pasalnya, virus kemungkinan tidak tertular lewat sel sperma atau sel telur. Dari sini seharusnya embrio pun tidak tertular.

Perlu diingat, virus ini masih terbilang baru. Potensi dan pola penyebaran akan terus berubah.

“Untuk pasangan yang mencoba untuk berproses sekarang, saya sarankan untuk lebih waspada dengan menghindari kontak sosial dan menjaga kebersihan tangan,” katanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed