oleh

Makanan Beku Tidak Baik Untuk Tubuh Kita

Kompaspagi.com – Makanan beku bukanlah hal baru. Inovasi ini membuat orang lebih bebas untuk menyimpan makanan dan mengolahnya saat dibutuhkan. Meski makanan mungkin lebih tahan lama, di sisi lain kandungan gizinya juga rentan menurun. Juga, perhatikan pengawet atau rasa ekstra yang meningkatkan kalori dalam makanan Anda. Bukan berarti makanan beku tidak boleh dikonsumsi sama sekali. Makanan buatan rumah yang disimpan beku sehingga bisa diolah kapan saja tidak ada salahnya. Namun, Anda harus menghindari makanan yang melewati proses pengolahan panjang sampai nutrisi asli tidak ada lagi.

Buah dan sayuran beku, apakah sehat? Buah dan sayuran yang diproses dalam bentuk beku biasanya dipanen saat matang. Artinya, kandungan nutrisinya sangat tinggi. Setelah dipanen, prosesnya dimulai dari mencuci, memotong, mengemas hingga makanan beku. Biasanya, asam askorbat juga diberikan yang merupakan bentuk vitamin C untuk mencegah pembusukan. Ketika buah-buahan dan sayuran beku, tentu ada kekurangan gizi.

Jumlah makanan yang hilang tergantung pada jenis sayuran. Buah biasanya tidak melalui proses ini. Sementara buah dan sayuran segar yang biasanya dijual di pasar atau supermarket, biasanya dipanen sebelum dimasak sepenuhnya. Artinya, kandungan antioksidan, vitamin dan mineral belum sepenuhnya matang. Selama pemrosesan buah dan sayuran segar hingga siap untuk dibeli, penyimpanan dilakukan secara khusus. Jika perlu, bahan kimia lain disediakan untuk mencegah kerusakan.

Baik buah maupun sayuran beku dan tidak beku, harus ada proses yang mengurangi nutrisi sejak saat panen. Karena itu disarankan untuk mengkonsumsi buah dan sayuran yang matang sedini mungkin untuk mendapatkan nutrisi terbaik.

Makanan beku itu harus dihindari

Meskipun sayuran dan buah yang diolah menjadi makanan beku dapat mengurangi kandungan gizinya, mereka tetap lebih sehat daripada makanan yang diperlakukan terlalu lama. Makanan beku terkadang menyimpan lebih banyak natrium, lemak, dan gula untuk memastikan rasanya enak. Ada banyak jenis makanan beku yang ditambahkan dengan gula, garam dan bahkan minyak. Belum lagi pengawet untuk memastikan bahwa makanan tetap aman dikonsumsi bahkan setelah waktu yang lama. Jadi saat membeli makanan beku, lihat komposisinya dulu. Jika ada bahan-bahan seperti maltosa, lemak trans, dekstrosa dan minyak terhidrogenasi, sebaiknya hindari konsumsi. Di dalamnya, asupan natrium dan gula bisa dua kali lipat jumlah yang disarankan dikonsumsi dalam sehari.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed