oleh

Jilin, Destinasi Wisata Salju Sarang Baru Corona di China

Kompaspagi.com – Baru beberapa minggu setelah pencabutan lockdown, pemerintah China kembali menutup provinsi Jilin yang mengalami lonjakan penularan virus corona.

Jilin berbatasan langsung dengan Korea Utara, Rusia, dan Mongolia. Korea Utara dan Provinsi Jilin hanya dipisahkan oleh Sungai Yalu.

Tepi Sungai Yalu ditetapkan sebagai Yalu River Border Tourism Zone. Baik penduduk China, Korea, atau turis mancanegara bisa datang ke sini untuk menikmati “secuil Korea Utara”.

Dihuni oleh 27 juta jiwa, provinsi ini merupakan salah satu destinasi wisata paling populer di China.

Pusat kotanya, Changchun, dikenal sebagai salah satu pusat industri film dunia karena keberadaan studio syuting yang megah dan lengkap di sana.

Turis yang datang ke Jilin bisa menikmati beragam objek dan atraksi wisata sejarah sampai alam.

Suhu di Jilin bisa dibilang dingin sepanjang tahun, sehingga ramai didatangi wisatawan saat musim dingin.

Musim salju di sini berlangsung sejak bulan Desember sampai April.

Jilin Rime Ice Festival digelar pada bulan Januari setiap tahunnya. Di festival ini pengunjung bisa menikmati fenomena jarum es yang terbentuk di permukaan.

Pagi hari di tepi Danau Songhua menjadi waktu yang tepat untuk menikmati fenomena ini. Pepohonan di sana bakal terlihat seperti tertiup angin namun membeku.

Kegiatan ski di Jilin berpusat di Beidahu Ski Resort dan Gunung Changbai, gunung yang telah masuk daftar Cagar Biosfer Dunia dan Situs Warisan Alam Dunia UNESCO.

Selain di musim dingin, resor ski di sana juga ramai dikunjungi saat musim panas, oleh turis domestik yang melarikan diri dari gerahnya udara di selatan China.

Gunung Changbai juga menjadi lokasi Danau Heavenly yang disebut ‘permata biru’.

Danau vulkanik ini berada di ketinggian 2.194 mdpl. Dari tepiannya, turis bisa menikmati pemandangan 16 puncak gunung.

Usai ski tak ada salahnya berendam di kolam air panas alam di Gunung Baekdu. Penduduk China percaya bahwa air alami bersuhu 60 derajat Celcius di sini bisa menyembuhkan berbagai masalah kesehatan.

Karena berbatasan dengan Korea, maka kuliner di Jilin juga terinspirasi oleh negara tersebut. Jadi jangan heran saat makan menu yang mirip kimchi di sini.

Jilin bisa dijangkau melalui bus, kereta, sampai pesawat. Bagi yang ingin naik bus dan kereta, ada jadwal keberangkatan setiap hari dari Beijing atau Harbin.

Dari Beijing, durasi perjalanan kereta sekitar enam jam. Dari Harbin, durasi perjalanan kereta sekitar dua jam. Lebih baik naik kereta cepat (bullet train) jika ingin lekas sampai.

Stasiun kereta di Jilin juga dilintasi kereta yang menuju ke kota Qiqihaer di Mongolia.

Untuk yang ingin naik pesawat, ada dua bandara di sini, yakni di kota Changchun dan kota Yanji.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed