oleh

Iran Larang Warga Mudik Saat Idul Fitri Penyebaran Corona

Kompaspagi.com – Kemarin pemerintah Iran (22/5/2020) kemarin memutuskan untuk melarang semua kegiatan perjalanan, termasuk kembali ke rumah, selama liburan Idul Fitri untuk mencegah penyebaran virus korona (Covid-19).

Seperti diberitakan, kebijakan itu diambil setelah ada peningkatan kasus infeksi virus mahkota di Iran.

“Kekhawatiran kami adalah bahwa ada peningkatan kasus di negara ini karena populasi tidak mematuhi aturan. Jadi saya meminta semua orang Iran untuk tidak melakukan perjalanan selama liburan Idul Fitri. Jika Anda bepergian, dikhawatirkan akan ada infeksi lain oleh Covid-19, “kata menteri kesehatan Iran Saeed. Namaki

Idul Fitri di Iran kemungkinan akan jatuh pada hari Minggu (24/5/2020), tidak jauh berbeda dengan Indonesia.

Menurut juru bicara Kementerian Kesehatan Iran, Kianoush Jahanpour, jumlah kasus virus mahkota di negara itu telah mencapai 129.341 orang hingga saat ini. Sebanyak 7.249 meninggal.

Iran masih menjadi negara dengan jumlah kasus virus korona terbanyak di kawasan Timur Tengah.

Jahanpour mengatakan bahwa penambahan kasus itu karena orang-orang di daerah itu yang menjadi pusat distribusi yang tidak mengikuti rekomendasi pemerintah, seperti menjaga jarak atau tidak bepergian jika ada masalah yang mendesak.

“Di provinsi Khuzestan dan di sejumlah provinsi lain telah terjadi peningkatan kasus yang terus-menerus dan kami telah menemukan bahwa penduduk tidak mengikuti perintah pemerintah,” kata Jahanpour.

Pemerintah Presiden Iran, Hassan Rouhani, dikritik karena dianggap lambat bertindak sampai akhirnya virus mahkota menyebar ke seluruh negeri.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed