oleh

Indra Dan Dewa Budjana Bakal Konser Online Saat Pandemi

-Hiburan-3 views

Kompaspagi.com – Dua musisi Indonesia yang penting Indra Lesmana dan Dewa Budjana akan mengadakan konser musik berjudul Mostly Jazz Live Online dengan durasi satu jam pada 30 April.

Indra mengatakan konser itu diadakan secara online mengenai situasi di tengah pandemi virus korona (Covid-19). Selain itu, mereka juga akan bermain di tempat yang berbeda, terutama Jakarta dan Bali.

“Kami menempatkan acara ini pada hari jazz internasional yang bertepatan dengan Kamis 30 April. Tapi rencana ini akan rutin setiap Jumat mulai 8 Mei dan akan ada di sana setiap Jumat,” kata Indra dalam konferensi pers online pada Senin (27/4/2020)

Indra menyatakan bahwa konser online ini sudah lama menjadi impian. Mostly Jazz adalah program komunitas musik jazz yang telah dibuat oleh Indra & Hon Lesmana sejak 2010. Mostly Jazz telah menjadi sarana kolaborasi, kreasi, ekspresi, dan interaksi bagi para profesional musik dengan pecinta musik.

Nantinya, Mostly Jazz Live akan dipimpin oleh Indra Lesmana, yang akan menampilkan musik live dengan dua atau lebih musisi di berbagai daerah. Game mereka akan disiarkan langsung melalui Internet, tetapi bagi mereka yang ingin masuk, mereka harus terlebih dahulu membeli tiket.

Indra sendiri mengatakan bahwa dia terbiasa menyelam melalui musik online, dari merekam, mengirim lagu hingga mencampur lagu.

Namun, menurutnya, kolaborasi musik yang dilakukan serentak merupakan tantangan khusus mengingat akan ada penundaan, ketika dua orang akan bermain secara bergantian bersama.

“Apa yang tidak biasa kami lakukan adalah cara kami berkolaborasi secara langsung, karena akan ada nama untuk latensi,” tambahnya.

Dalam sebuah konser online pada 30 April, baik Indra maupun Dewa Budjana akan membawakan lagu-lagu mereka dari yang terakhir hingga yang paling lama. Indra mengatakan tujuannya adalah untuk para penonton untuk mengikuti dan mendengar momen masing-masing lagu berdasarkan waktu mereka.

“Koleksi album adalah koleksi terpanjang hingga yang terakhir, secara otomatis akan ada perasaan otentik pada album,” katanya.

Demikian pula, Dewa Budjana telah mengakui bahwa ia ingin bergabung dengan proyek jazz ini. Tetapi sang gitaris telah mengakui bahwa ia prihatin dengan latensi yang terus dicari dan ditingkatkan.

“Tolong doakan karena proses pelatihan lebih sulit daripada latihan,” kata Budjana.

Sementara itu, produser teknis Mostly Jazz Live Online Djundi Karjadi mengatakan dia optimistis bisnis konser online bisa sukses. Dia dan timnya terus mencari cara dan kiat untuk memastikan bahwa pemirsa menikmati konser streaming tanpa kendala teknis dan jaringan.

“Kami mencoba mengubah latensi audio selama tiga minggu, kami mencoba gagal, ada sistem buffering, itu tidak cocok dengan jenis lagu tertentu, sehingga latensi tidak dapat sepenuhnya dihilangkan,” jelasnya.

Untuk pecinta musik yang ingin melihat konser ini online, dikenakan serangkaian biaya. Untuk menghadiri konser Mostly Jazz Live yang akan tayang pada tanggal 30 April dari jam 8:00 waktu Indonesia Barat hingga 9:00 malam waktu Indonesia Barat, ada beberapa pilihan tiket yang tersedia dengan harga mulai dari Rp. 25 ribu hingga Rp. 2 juta yang dapat dibeli dari 22 April hingga 30 April.

Harga tiket bervariasi sesuai dengan fasilitas yang disediakan, untuk kisaran harga antara Rp1 juta dan Rp2 juta, barang dari Indra dan Budjana akan disediakan. Selain itu, sebagian dari pendapatan dari penjualan tiket akan disumbangkan kepada mereka yang terkena dampak di tengah-tengah pandemi Covid-19.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed