oleh

Hikmah Corona Ala Tito, Diskotek hingga Pijat Plus Jadi Sepi

-Nasional-10 views

Kompaspagi.com – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian membuat lelucon tentang berkah di balik pandemi virus corona di Indonesia. Dia menyebutkan, virus corona membuat praktik maksiat di Indonesia berkurang karena orang semakin enggan pergi ke club malam dan panti pijat plus.

“Kelebihan dan kekurangan, SPA, sauna telah ditutup dengan Satpol PP, ditutup, dibuka lagi. Tapi begitu di beri Covid-19 dengan Tuhan , sepi semua. Siapa yang berani mijet? Siapa yang berani plus-plus? Siapa pergi ke disko? Takut semua, “canda Tito di Webinar ‘Bahaya Covid-19 dan Pencegahannya di Era Normal Baru’, Selasa (21/7).

Tito mengatakan bahwa saat ini banyak orang lebih akrab dengan keluarga mereka daripada pergi ke tempat-tempat tidak bermoral.

“Apa yang terjadi adalah mereka pulang, mereka menjadi dekat dengan keluarga, sayangnya dengan istri dan anak-anak mereka, saya katakan ini adalah kekuatan Tuhan,” kata Tito.

Mantan Kapolri itu juga membantu menjelaskan berbagai upaya untuk mencegah virus korona.

Salah satu masalah yang disebutkan adalah kepercayaan beberapa orang bahwa kebiasaan wudhu sebelum sholat lima waktu bagi umat Islam dapat membunuh virus korona.

“Ada teman saya, Ustad menyampaikan ‘Pak Tito, kami melakukan wudhu’ 5 kali sehari. Saya sampaikan bahwa hasil laboratorium tidak menghancurkan lemak. Air saja tidak cukup. Dia hanya mengeringkan, dia hanya menguras, tidak merusak. .

Tito mengatakan mencuci tangannya dengan air mengalir saja tidak cukup untuk membunuh virus korona.

Mengutip penelitian dari sejumlah lembaga, Tito mengatakan bahwa virus korona akan mati jika orang mencuci tangan menggunakan sabun dalam air yang mengalir.

Karena itu, Tito menyarankan agar umat Islam bisa mencuci tangan sebelum atau sesudah wudhu untuk membunuh virus korona.

“Apa yang menghancurkan itu adalah sabun. Sebelum mencuci tangan, cuci dengan sabun dalam air mengalir. Atau setelah mencuci tangan,” katanya.

Tito mengatakan virus korona juga dapat dibunuh dengan alkohol di atas 70 persen. Selain itu virus corona bisa mati jika terkena suhu 50 derajat Celcius, termasuk jika terkena sinar ultraviolet seperti sinar matahari.

Dia juga menyatakan suka minum dan makan dengan hangat bisa membantu membunuh virus.

“Ayah yang suka minum panas itu baik, hobi minum panas itu bagus. Saya tidak menyarankan minum minuman dingin. Kenapa? Karena lemak yang diletakkan di tempat dingin semakin kuat,” kata Tito.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed