oleh

Harus Tetap Siaga Wabah Corona Belum Juga Reda

Kompaspagi.com – Jumlah kasus positif virus Covid-19 yang dikonfirmasi di Indonesia masih meningkat setiap hari. Tidak ada yang tahu kapan pandemi ini akan berakhir. Berdamai dengan situasi tampaknya menjadi satu-satunya cara bijak yang harus kita lakukan untuk beberapa waktu mendatang, sampai vaksin virus Covid-19 ditemukan. Hal ini diungkapkan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Sabtu (30/5/2020) setelah sebelumnya pemerintah telah melonggarkan beberapa kebijakannya, seperti pembukaan kembali akses ke layanan transportasi umum dan proyek Normal Baru yang pelaksanaannya sudah terlihat. Adapun New Normal, menurut Presiden Indonesia Covid-19 Task Force Accelerating Handling Team Expert Wiku Adisasmita, ini adalah perubahan perilaku untuk terus melakukan kegiatan normal, tetapi dengan penambahan protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19.

Lindungi dirimu sendiri

Protokol integritas pertama adalah menggunakan masker. Ini harus dihormati oleh siapa pun, apakah dalam kondisi sehat atau tidak. Terutama ketika jauh dari rumah atau fasilitas umum. Meskipun diperlukan, penggunaan topeng tidak bisa sembarangan. Ada banyak hal yang perlu diperhatikan. Misalnya, untuk orang sakit atau orang yang sedang sembuh. Masker yang direkomendasikan adalah masker medis sekali pakai dan bukan masker tipe N95. Sementara itu, bagi mereka yang sehat, cukup gunakan masker kain (non-medis). Perlindungan pribadi berikutnya adalah mencuci tangannya sesuai dengan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang menggosok semua bagian, mulai dari telapak tangan, ke belakang, antara garis lateral dan pangkal jari, hingga kuku. . Durasi sekitar 20-30 detik. Jika tidak mungkin untuk mencuci tangan karena tidak tersedianya air dan sabun, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) merekomendasikan untuk menggunakan pembersih tangan yang mengandung setidaknya 60% alkohol sebagai alternatif. Ada saat-saat seseorang harus segera mencuci tangan. Misalnya, setelah batuk atau bersin, setelah keluar dari toilet, menekan tombol lift atau pegangan pintu, sebelum dan sesudah makan dan setelah kembali dari perjalanan.

Protokol kesehatan berikutnya adalah menerapkan jarak fisik untuk meminimalkan kontak fisik. Jarak aman, mulai dari satu hingga dua meter. Tidak hanya itu, implementasi lain menjaga jarak adalah tidak berada di tengah orang banyak dan tidak mengorganisir acara yang mengundang banyak orang.

Terus bersihkan rumah

Sebuah studi yang diterbitkan oleh Institut Eijkman untuk Biologi Molekuler menemukan kelangsungan hidup virus korona pada objek. Misalnya, dalam materi aluminat, virus yang menyerang sistem pernapasan mampu bertahan dari dua hingga delapan hari. Sementara itu, benda plastik, kertas, kayu dan kaca dapat bertahan selama empat hingga lima hari. Karena itu, selain kebersihan tubuh, perlu juga menjaga kebersihan rumah. Selain itu, beberapa benda di rumah sering disentuh tanpa sadar setelah kembali dari perjalanan. Misalnya, pintu, sofa atau meja. Membersihkan rumah, terutama di tengah-tengah situasi pandemi ini, menyapu dan membersihkan tidak cukup. Disinfeksi juga harus dilakukan, terutama pada permukaan dan benda yang sering disentuh. Berdasarkan laporan Lembaga Penelitian Teknologi Bersih Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), desinfektan telah terbukti efektif membunuh virus korona. Dengan tidak adanya persediaan, LIPI merekomendasikan untuk menyiapkan cairan desinfektan Anda menggunakan produk rumah tangga yang didesinfeksi secara aktif, seperti natrium hipoklorit. LIPI mengatakan bahwa kandungan natrium hipoklorit dapat ditemukan dalam produk pemutih untuk pakaian. Bleach Proclin, misalnya. Perhatikan bahwa Proclin Bleach ada dalam daftar sementara desinfektan rumah tangga atau pembersih disinfektan virus mahkota yang telah ditinjau terbatas oleh LIPI. Cara menyiapkan cairan desinfektan dari produk cukup sederhana, yang cukup untuk melarutkan 20 ml atau dua setengah tutup botol Bleach Proclin dengan satu liter air.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed