oleh

Desakan Jokowi Belasungkawa 6 Laskar FPI, Hati-hati Jebakan

-Politik-6 views

ENAM laskar khusus pengawal Rizieq Shihab tewas dalam insiden berdarah di Km 50 Tol Jakarta-Cikampek. Dua versi kronologi kejadian muncul ke publik. Pertama pernyataan resmi kepolisian disusul sanggahan dari FPI.

Polisi menyebutkan terjadi baku tembak sebelum mobil kepolisian yang melakukan penyamaran dipepet dan ditembak tiga kali. Sebaliknya FPI membantah memiliki senjata api. Bahkan, disebutkan keenam laskar FPI yang berusia 20 hingga 33 tahun itu dibantai.

Masyarakat kembali terbelah. Kubu pertama yaitu yang mempercayai jalan cerita polisi sebagai upaya penindakan terhadap pengikut Rizieq yang selama ini dicap sebagai pembangkang.

Kubu kedua yang menganggap ada kejanggalan dalam kronologi versi petugas. Kelompok ini seirama dengan Sekretaris FPI Munarman bahwa terjadi kesewenang-wenangan aparat terhadap kelompok Rizieq.

Di tengah simpang siur peristiwa tersebut, muncul desakan agar Jokowi menyampaikan belasungkawa atas kematian 6 laskar pengawal Rizieq tersebut. Suara itu disampaikan budayawan Emha Ainun Nadjib disusul dengan ahli tata negara yang kini berada di barisan KAMI Refly Harun.

Mereka berpandangan bahwa Presiden sebagai Kepala Negara harus memayungi semua pihak. Jokowi tidak boleh berlaku dan bersikap diskriminatif terhadap kubu Rizieq. Refly menyebutkan FPI juga bagian anak bangsa.

Logika yang dibangun mantan Komisaris Utama salah satu BUMN itu adalah bahwa kasus tersebut masih abu-abu alias adanya dua versi yang beredar di masyarakat. Sebelum ada tim independen yang melakukan investigasi insiden tersebut maka Jokowi tidak boleh diskriminatif.

Presiden juga diminta untuk memberikan rasa peri kemanusiaannya kepada anak bangsa yang meninggal akibat tertembak polisi dalam insiden yang masih diperdebatkan.

Berdasar pemikiran tidak diskriminatif dan berperikemanusiaan, Refly sependapat dengan Emha meminta Jokowi menyampaikan rasa dukacita, belasungkawa.

Bahkan, Refly Harun membandingkan dengan artis yang meninggal, Jokowi memberi ucapan belasungkawa.

Presiden adalah pemimpin tertinggi termasuk di Polri sehingga desakan Refly tidak pas dalam konteks kenegaraan. Jokowi harus mempercayai kinerja Polri dalam menuntaskan suatu kasus.

Dalam upaya melindungi setiap warga negara, Jokowi harus meletakkan supremasi hukum. Ia layak mempercayakan sistem dalam kepolisian berjalan. Artinya, mempercayakan polisi untuk menjawab keraguan masyarakat.

Di dalam internal kepolisian juga ada pengawasan internal. Sedangkan di luar kepolisian terdapat Komnas HAM, ada Komisi III DPR RI yang bermitra dengan Polri. Banyak proses dan tahapan untuk menguji sejauh mana kesahihan dari paparan kepolisian atas peristiwa yang diklaim sebagai baku tembak tersebut.

Jika Jokowi, buru-buru menyampaikan sikapnya tak lebih sebagai mengikuti jebakan batman. Maaf terlalu kasar, dalam kasus kematian ini, tetapi jika ada sikap presiden, seperti duka cita, berarti kata lain dari suatu bentuk menyesalkan.

Bisa jadi, kemudian ada tuntutan kepada Jokowi untuk meminta maaf. Logikanya yaitu jika menyesalkan kemudian meminta maaf. Ujungnya adalah legitimasi pemerintah yang dipertanyakan.

Presiden sebagai Kepala Pemerintahan dan Kepala Negara harus segaris dengan kinerja anak buah, yaitu aparat kepolisian dalam menegakkan hukum.

Dalam hal ini, polisi tengah berhadapan dengan warga negara yang tidak patuh hukum. Yaitu sikap Rizieq yang tidak koopertaif atas panggilan kepolisian dalam kasus kerumunan. Bahkan mengembangkan wacana akan mengerahkan massa.

Suatu sikap yang sudah tepat jika pemerintah dalam hal ini Jokowi ataupun Menko Polhukam menyerahkan kasus ini ke internal kepolisian. Bagaimana kepolisian harus mampu menunjukkan bukti-bukti, bahwa telah terjadi ancaman terhadap keselamatan petugas.Jokowi layak menyampaikan belasungkawa terhadap korban pembunuhan keji atas 4 orang warga Sigi karena diserang teroris. Jokowi dalam hal ini patut meminta maaf karena tidak bisa melindungi warga negara.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed