oleh

Cara Menghilangkan Bau Kaki Membandel secara Permanen

Kompaspagi.com – Bau kaki dapat menurunkan kepercayaan diri jika aroma tak sedapnya sudah tercium orang lain. Hal tersebut tentu akan membuat tidak nyaman dan memalukan. Untuk itu, ketahui cara menghilangkan bau kaki membandel secara permanen.

Bau kaki atau dalam bahasa medis disebut bromodosis, disebabkan oleh kondisi kaki yang lembap dan berkeringat memicu pertumbuhan bakteri di kaki yang berlebih.

Sebenarnya bau kaki adalah kondisi yang normal. Sebab semua orang menghasilkan keringat dan memiliki bakteri alami yang hidup di kaki.

Remaja dan ibu hamil paling rentan menghasilkan berkeringat berlebih pada kaki karena tubuh mereka menghasilkan hormon yang membuatnya lebih banyak berkeringat.

Penyebab bau kaki lainnya seperti berjalan kaki dengan intensitas tinggi, melakukan aktivitas fisik yang berat, atau mengidap penyakit tertentu rentan membuat produksi keringat berlebih.

Secara alami ada beberapa bakteri di kaki. Bakteri ini membantu memecah keringat pada kaki saat dilepaskan. Jika bakteri dan keringat menumpuk, bau busuk dapat terbentuk. Bakteri ekstra cenderung terbentuk ketika seseorang berkeringat di sepatu mereka, melepasnya, dan kemudian mengenakannya kembali tanpa membiarkannya benar-benar kering.

Kebersihan yang buruk juga dapat berperan menyebabkan bromodosis. Jarang mencuci kaki atau tidak mengganti kaus kaki dapat membuat bakteri mulai tumbuh subur di kaki. Inilah yang bisa menyebabkan bau kaki memburuk.

Berita baiknya adalah bromodosis atau bau kaki mudah disembuhkan. Anda bisa melakukan perawatan di rumah untuk mengatasi bau kaki. Kuncinya, pastikan rajin dan rutin melakukan perawatan.

Dikutip dari berbagai sumber, berikut 9 cara mengatasi bau kaki membandel secara permanen yang bisa dicoba di rumah.

1. Jaga kebersihan kaki

Ketika mencuci kaki, selalu gosok dan gunakan sabun setidaknya dua kali sehari. Waktu terbaik untuk mencuci kaki adalah pada mandi pagi dan sore hari setelah beraktivitas. Tak lupa, lap kaki sampai benar-benar kering, khususnya pada jari-jari kaki.

Untuk perawatan harian, oleskan sedikit alkohol pada kapas ke kaki setiap malam. Ini akan membantu mengeringkan kaki. Hindari mengoleskan cairan alkohol ke kulit yang pecah-pecah atau terdapat lecet.

Selain itu, perhatikan kondisi kuku. Jangan biarkan kotor dan terlalu panjang. Potong kuku sesering mungkin dan pastikan untuk membersihkan sela-sela kuku. Bagian tersebut rentan menyebabkan tumbuhnya bakteri.

Kikis juga kulit mati yang mengeras pada kaki dengan alat exfoliating pedicure. Kulit kapalan ketika basah akan menjadi lembek dan bakteri suka hidup di tempat lembap seperti itu.

2. Rendam dengan air lemon

Lemon dapat digunakan untuk mengurangi bau pada kaki karena kandungan anti bakteri yang dapat mematikan bakteri penyebab bau kaki.

Peras sekitar enam buah lemon ke dalam baskom, kemudian campurkan dengan air hangat setengah baskom. Lalu rendam kaki selama lima belas menit agar bakterinya mati.

3. Cuci kaki dengan sabun anti bakteri

Jika tak ingin repot, belilah sabun anti bakteri. Seperti namanya, sabun anti bakteri digunakan untuk menghilangkan bakteri penyebab masalah kulit seperti bakteri pada kaki.

Sabun anti bakteri mempunyai kandungan tambahan ketimbang sabun biasa untuk membunuh bakteri.

Rajinlah untuk membersihkan kaki menggunakan sabun anti bakteri setiap dua kali sehari, sebelum dan setelah beraktivitas. Bersihkan dengan menyeluruh ke seluruh bagian kaki.

4. Menghilangkan bau kaki dengan kopi

Kandungan kafein pada kopi dapat menyerap senyawa sulfur yang menyebabkan aroma busuk pada kaki.

Masker kopi bisa diracik sendiri di rumah dengan mencampurkan bubuk kopi yang diseduh dengan sedikit air panas lalu aduk sampai mengental menjadi pasta. Oleskan pasta kopi ke permukaan kulit kaki dengan merata.

Diamkan sekitar lima belas menit lalu bilas dengan air bersih.

5. Scrub garam

Menghilangkan bau kaki dengan garam sebenarnya sudah banyak diketahui orang karena cara ini terbilang cukup efektif. Garam dapat mengurangi kelembapan pada kaki dan juga membasmi bakteri penyebab bau kaki. Tuangkan garam ke dalam air dengan proporsi kurang lebih 1:5, kemudian rendam kaki selama 15-20 menit lalu keringkan sampai bersih.

6. Rendam dengan air teh
Teh mengandung zat-zat yang bersifat sebagai antioksidan, anti-inflamasi, dan anti-bakteri. Maka dari itu teh menjadi rekomendasi untuk menghilangkan bau kaki. Caranya, cukup basuh kaki dengan teh yang telah diseduh dengan air hangat. Jika sempat, rendam kaki ke baskom berisi air teh dan garam selama kurang lebih dua puluh menit.

7. Rajin cuci sepatu

Meski sudah melakukan perawatan kaki namun sepatu masih kotor penuh dengan bakteri, semua yang telah dilakukan itu akan sia-sia. Karena membiarkan sepatu kotor dan lembap sama dengan membiarkan kaki kembali bau lagi.

Cuci sepatu setidaknya seminggu sekali agar pertumbuhan bakteri di sepatu terhambat. Jika tidak sempat mencuci sepatu, setidaknya sering-sering jemur sepatu di bawah sinar matahari dan taruh di tempat dengan sirkulasi udara yang baik. Hindari juga menggunakan sepatu yang ketat.

Sangat disarankan memiliki dua pasang sepatu untuk dipakai bergantian setiap hari. Tujuannya agar memastikan sepatu benar-benar kering ketika tidak dipakai.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed