oleh

Banyak TKI Terkena Lockdown Di Malaysia Krisis Kelaparan

Komapspagi.com – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) memperkirakan bahwa setidaknya satu juta pekerja Indonesia (TKI) di Malaysia terancam oleh dampak kelaparan oleh kebijakan blokade negara bagian Jiran untuk menekan penyebaran virus korona (Covid-19) .

Seorang anggota Komisi Nasional Studi dan Penelitian Hak Asasi Manusia Komnas HAM, Kania Rahma Nureda, mengatakan blokade di Malaysia menghambat distribusi makanan untuk pekerja migran yang ada di sana.

“Satu juta pekerja migran di Malaysia terancam kelaparan karena persediaan makanan diblokir,” kata Kania dalam konferensi yang disiarkan langsung Kamis (30/4/2020).

Dia menambahkan bahwa Komisi Nasional Hak Asasi Manusia saat ini merekam beberapa fenomena warga Indonesia yang tinggal di luar negeri, khususnya kondisi warga Indonesia yang saat ini terjebak dalam blokade di negara tetangga.

Selain ancaman kelaparan, Kania mengatakan bahwa ada juga warga negara Indonesia yang hidup dalam kondisi sehari-hari di kamar asrama yang penuh sesak, kotor dan sempit.

Bahkan, dia juga mencatat bahwa ada tiga orang Indonesia Banten di Timur Tengah makan nasi busuk tiga kali seminggu.

“Selain di Asia Tenggara, kami juga mencatat bahwa di Timur Tengah, pekerja migran Banten makan tiga kali seminggu menggunakan beras busuk,” katanya.

Selain itu, Kania juga memperkirakan akan ada gelombang pulang ke rumah dari TKI selama Ramadhan karena Covid-19. Karena itu, ia meminta pemerintah waspada dengan situasi tersebut.

Dia berharap pemerintah dapat segera menyiapkan protokol Covid-19 untuk warga negara Indonesia yang baru saja kembali dari luar negeri.

Mengelolanya, kata Kania, harus bekerja sama dengan pemerintah daerah.

“Pemerintah harus melakukan sosialisasi besar-besaran dan berkala untuk membunuh semua pekerja migran yang bekerja di luar negeri ketika mereka kembali ke rumah,” katanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed