oleh

Balita India Tewas Lagi Mudik Jalan Kaki Karena Lockdown

Kompaspagi.com – Seorang gadis berusia 12 tahun di India, Jamlo Madkam, meninggal setelah kembali ke rumah dengan berjalan kaki sejauh 321 kilometer setelah blokade yang dilakukan untuk menekan penyebaran virus korona.

Seperti diberitakan Rabu (22/4/2020), Jamlo menghembuskan napas beberapa jam terakhir sebelum tiba di kota kelahirannya.

Menurut laporan, Jamlo bekerja sebagai buruh tani di ladang cabai di desa Perur di wilayah selatan negara bagian Telangana. Dia berharap untuk kembali bekerja setelah blokade dijadwalkan berakhir pada 14 April.

Ternyata Perdana Menteri Narendra Modi telah memutuskan untuk memperpanjang masalah massa. Sehari setelah perpanjangan itu, Jamlo bersama 11 orang lainnya, termasuk saudara iparnya, memutuskan untuk kembali ke kampung halaman mereka di negara bagian Chattisgarh, di wilayah tengah India, karena mereka tidak bekerja dan tidak punya uang. Mereka bertekad untuk berjalan karena mereka tidak yakin kapan blokade akan berakhir.

Setelah berjalan selama tiga hari, Jamlo meninggal karena kelelahan.

11 imigran lain yang ikut dalam perjalanan dikarantina selama 14 hari dan darah mereka dikumpulkan untuk pemeriksaan. Setelah pemeriksaan mayat, para pejabat mengatakan Jamlo tidak memiliki virus mahkota.

Pemerintah India memberlakukan blokade pada 25 Maret untuk mengekang penyebaran virus korona. Ini berdampak negatif pada sejumlah migran yang mencari nafkah di kota-kota besar.

Karena pekerjaan mereka ditutup karena blokade, banyak perantau memutuskan untuk pulang karena mereka tidak mampu membayar sewa tempat tinggal di kota. Sebagian besar pelancong harus dijejalkan ke sejumlah bus dan mengabaikan aturan untuk menjaga jarak.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed