Kapolda Jatim Pastikan Tak Ada Ancaman Kerusuhan di Jatim, Warga Diminta Tak Percaya Hoaks

SURABAYA – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si. memastikan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Jawa Timur tetap aman dan terkendali.

Masyarakat diminta tidak mudah mempercayai narasi provokatif yang beredar di media sosial, termasuk isu yang menyebut Jawa Timur akan menjadi lokasi kerusuhan.

Pernyataan itu disampaikan Kapolda Jatim saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Dialog Kebangsaan bertema “Merawat Bhinneka Tunggal Ika, Memperkuat Kesatuan Bangsa di Tengah Polarisasi di Ruang Digital” di Surabaya, Senin (3/8/2026).

Menurut Irjen Nanang, dialog kebangsaan digelar sebagai forum memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa di tengah meningkatnya tantangan polarisasi informasi di ruang digital yang berpotensi memicu perpecahan apabila tidak disikapi secara bijak.

“Situasi kamtibmas di Jawa Timur tetap aman, tertib, dan kondusif. Kondisi ini merupakan hasil kerja sama dan gotong royong seluruh elemen masyarakat Jawa Timur,” kata Irjen Nanang.

Menurut Kapolda Jatim, dibalik perkembangan teknologi informasi yang membuat arus informasi menyebar begitu cepat, masyarakat juga dihadapkan pada ancaman penyebaran hoaks, disinformasi, ujaran kebencian, provokasi hingga intoleransi yang dapat mengganggu persatuan bangsa dan stabilitas keamanan.

Irjen Pol Nanang mengungkapkan, dalam beberapa waktu terakhir pihaknya mencermati beredarnya sejumlah konten media sosial yang membangun narasi seolah-olah Jawa Timur akan menjadi lokasi kerusuhan.

Narasi tersebut dikaitkan dengan kegiatan rutin seperti pemeliharaan bangunan maupun peningkatan pengamanan fasilitas umum, lalu dibandingkan dengan situasi yang terjadi di negara lain.

“Terhadap hal ini saya sampaikan secara terbuka bahwa berdasarkan fakta di lapangan, tidak ada satu pun indikasi yang membenarkan narasi itu. Tidak ada ancaman kerusuhan di Jawa Timur, kondisi kita aman dan terkendali,” tegas Irjen Nanang.

Ia juga menegaskan Polda Jatim siap memfasilitasi sekaligus mengamankan seluruh kegiatan masyarakat agar setiap perbedaan pendapat diselesaikan melalui musyawarah, bukan melalui tindakan yang berpotensi menimbulkan gesekan.

“Polri siap memfasilitasi dan mengamankan agar setiap perbedaan pilihan diselesaikan di meja musyawarah dan tidak berujung pada gesekan yang merugikan masyarakat umum,” ujar Irjen Nanang.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Jatim mengajak seluruh komponen bangsa menjadi agen perdamaian di ruang digital.

Ia meminta masyarakat mengedepankan etika dalam bermedia sosial, tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, menolak segala bentuk ujaran kebencian, intoleransi, dan provokasi, serta mengedepankan dialog, musyawarah, dan gotong royong dalam menyelesaikan setiap persoalan.

Selain itu, Kapolda Jatim kembali menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika kepada generasi muda sebagai fondasi menjaga persatuan bangsa di era digital.

Irjen Pol. Nanang Avianto berharap Dialog Kebangsaan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan menjadi momentum memperkuat komitmen dan sinergi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Mari kita terus jadikan semangat Jogo Jatim sebagai fondasi dalam menjaga kamtibmas, mendukung pembangunan, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan semangat Jogo Jatim itu, kita wujudkan ruang digital sebagai wadah persatuan, bukan arena perpecahan,” pungkas Irjen Nanang. (*)

  • Related Posts

    Polres Malang Libatkan Tim Dokkes, Menjaga Napas Para Penjinak Api Karhutla di Lereng Bromo

    MALANG – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) oleh Polresta Malang Kota dan tim gabungan instansi terkait di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) tidak melulu soal menjinakkan api.…

    Kapolda Jawa Timur Tekankan Semangat Jogo Jatim untuk Lindungi Perempuan dan Anak dari Eksploitasi

    SURABAYA – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto mengajak masyarakat berani bersuara dan melaporkan segala bentuk kekerasan seksual, eksploitasi perempuan dan anak, serta Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Penegasan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Berita Pilihan

    Polres Malang Libatkan Tim Dokkes, Menjaga Napas Para Penjinak Api Karhutla di Lereng Bromo

    • By Redaksi
    • September 15, 2026
    • 9 views

    Kapolda Jawa Timur Tekankan Semangat Jogo Jatim untuk Lindungi Perempuan dan Anak dari Eksploitasi

    • By Redaksi
    • September 15, 2026
    • 7 views

    Perkuat Operasi SAR, Polri Evakuasi Dua Jenazah KM Virgo dengan Helikopter

    • By Redaksi
    • September 15, 2026
    • 10 views

    Polres Magetan Bersama Tim Gabungan Tangani Karhutla di Panekan Lereng Gunung Lawu

    • By Redaksi
    • September 15, 2026
    • 9 views

    Desk Ketenagakerjaan Polri Bantu 4.236 Buruh Kembali Bekerja

    • By Redaksi
    • September 15, 2026
    • 7 views

    Kapolri Dorong Pekerja Tingkatkan Kompetensi dan Penguasaan Teknologi

    • By Redaksi
    • September 15, 2026
    • 9 views