oleh

3 Lembaga Rilis Hasil Survei Pilkada Karawang, Cellica-Aep Diunggulkan, Politik Uang Bisa Geser Pilihan Warga

-Politik-5 views

Tiga lembaga melakukan survei mengenai pilkada Karawang 2020. Mereka melakukan jajak pendapat masyarakat terhadap tiga kandidat. Ketiga lembaga survei itu yakni Romeo Strategic Survey and Consulting (RSRC), Indikator Politik Indonesia, dan Indomatrik. Ketiganya menyajikan data hasil survei yang berbeda. RSRC dan Indikator menyebut pasangan calon (paslon) Cellica-Aep unggul. Sedang Indomatrik merilis paslon Ahmad-Yusni atau Jimmy-Yusni yang unggul.

RSRC: elektabilitas Cellica-Aep tinggi karena warga puas

Hasil survei RSRC di Karawang, pasangan Cellica Nurrachadiana-Aep Syaepuloh unggul dengan memperoleh 35,5 persen. Pasangan Ahmad Zamakhsyari-Yusni Rinzani menempati urutan kedua dengan perolehan 26,3 persen. Sedangkan pasangan Yesi Karya Lianti-Ahmad Adly Fayruz memperoleh 6,0 persen. Akan tetapi, pada survei itu sebanyak 11,0 persen masih merahasiakan pilihan dan 21,3 persen tidak menjawab. Direktur RSRC Khoirul Umam menyebut tingginya elektabilitas Cellica-Aep sebagai indikasi kinerja Cellica saat menjabat sebagai bupati sejak 2015. “Cellica adalah bupati petahana. Elektabilitasnya yang tinggi tak lepas dari kepuasan publik. 60 persen responden menjawab puas,” kata Khoirul, Selasa (1/12/2020). Populasi survei yang pada 17-20 November 2020 dilakukan ini adalah warga Karawang berumur 23 hingga 52 tahun. Menanyai 400 orang responden, sampel dipilih dengan metode multistage random sampling dihitung dengan rumus slovin. Margin eror survei ini mencapai 5 persen. “Responden diwawancarai oleh tim kami yang sudah terlatih,” ujarnya.

Hasil Indomatrik, Ahmad-Yusni unggul

Sementara itu, Indomatrik merilis paslon nomor urut tiga Jimmy-Yusni unggul sekitar dengan 46,75 persen, disusul Cellica-Aep 41,15 persen, dan Yesi-Adly 6,25 persen. Direktur Riset Indomatrik Husin Yazid mengungkapkan, survei ketiga ini dilakukan mulai 27 November sampai 1 Desember 2020. Survei menggunkan sampel di 30 kecamatan dengan responden sebanyak 1.250 orang gunakan multistage random sampling usia responden mulai 17 tahun atau yang sudah menikah. “Margin erornya sekitar 2,9 persen,” katanya, Sabtu (5/12/2020). Yazid menyebut rata-rata calon popularitasnya mencapai 75 persen, terutama petahana, yakni Cellica dan Jimmy. Sementara suara Yesi terdongkrak kehadiran pasangannya, Adly Fayruz. “Tingkat kesukaan para paslon di pilkada Karawang juga kami mencatat sudah mencapai 68 dan 69 persen. Itu sudah sangat tinggi,” kata Yazid.

Survei Indikator Politik Indonesia, Cellica-Aep unggul

Kemudian dalam survei Indikator Politik Indonesia pada 9 sampai 14 November 2020, pasangan Cellica-Aep unggul memperoleh 70,5 persen. Pasangan Jimmy-Yusni tertinggal dengan perolehan 17,3 persen. Adapun pasangan Yesi-Adly hanya memperoleh 7,9 persen. Dalam survei itu, sebanyak 4,3 persen masih merahasiakan pilihan atau tidak menjawab. Direktur Riset Indikator Politik Indonesia Adam Kamil mengatakan, Indikator sudah dua kali melakukan survei Pilkada Karawang 2020. Pertama pada Agustus 2020 dan kedua November 2020. Pada survei kedua, Indikator memperbanyak responden menjadi 1.220 orang. Sementara survei pertama 800 responden. “Di survei kedua kami tanyai lebih banyak, 1.220 orang, untuk mengurangi tingkat kesalahan. Di survei kedua, margin eror hanya 2,9 persen,” ungkap Adam melalui telepon, Jumat (4/12/2020).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed